Lowongan Kerja Terbaru (Bank BRI)

PT. KARYAPUTRA SURYAGEMILANG (KPSG) membuka kesempatan untuk pencari kerja disabilitas khusus untuk TUNA DAKSA untuk posisi Staff Admin. Kami mengundang anda, pencari kerja yang memiliki semangat, dan kemauan tinggi untuk bergabung dan berkembang bersama kami sebagai: STAFF ADMIN

 

Lowongan ini terbuka bagi anda yang memiliki kualifikasi sbb :

a. Pria / Wanita

b. Penyandang Disabilitas (Tunadaksa)

c. Mau bekerja secara mandiri

d. Bersedia ditempatkan di Bank BRI wilayah Jakarta

 

Kirimkan CV lengkap anda ke orida.siahaan@kpsg.com atau jakarta@kpsg.com dengan subjek email: “KPSG-IDCC_Nama Anda” paling lambat tanggal 30 Juni 2016 (info terbaru-berbeda dengan di poster).

Lowker Disabilitas-page0001

 

Peluncuran Buku “Sekarang atau Keburu Mati!”

IMG-20160227-WA0009

“Keterbatasan pastilah ada pada setiap manusia. Tapi apa yang Habibie perlihatkan, keterbatasan bukanlah menjadi alasan dan penghambat. Dirinya berusaha tetap bermanfaat, baik bagi dirinya maupun bagi orang-orang di sekitarnya. Buku ini perlu dibaca oleh Anda dan keluarga Anda. A lifetime inspiration!” (Ippho Santosa)

Penasaran, apa saja isi buku ini sampai Ippho Santosa merekomendasikannya? Yuk, hadiri peluncuran sekaligus bedah buku “Sekarang atau Keburu Mati!” (SKAK MAT!) karya Habibie Afsyah.

Kapan dan dimana?
Lokasi di Function Room, Gramedia Matraman;
Sabtu, 5 Maret 2016; pukul 14.30 – 17.30

Acara ini terbuka untuk umum, kamu cukup tunjukkan buku “SKAK MAT!” ini atau langsung beli di lokasi. Ssst… kuota terbatas lho!

Lowongan Kerja Terbaru [Minimal SMA/SMK]

Dicari penyandang disabilitas yang ulet dan terampil untuk mengisi posisi lowongan kerja yang dibuka di PT Karya Putra Surya Gemilang ( KPSG ). Posisi ini akan ditempatkan di klien PT KPSG di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara. Berikut adalah posisi dan kualifikasi yang dibutuhkan:

1.Administrasi

Jobdesk : Memberikan pelayanan administrasi kepada nasabah eksternal maupun unit kerja lainnya (KCP-KK) sesuai dengan sistem kerja yang berlaku; Menatausahakan register surat masuk dan keluar; Melakukan pembuatan dan penyimpanan dokumen sesuai dengan ketentuan yang ada; Melakukan pengarsipan dokumen secara sistematis

Kualifikasi :

  • Pria dan Wanita
  • Usia Max.35 thn dan belum menikah
  • Pendidikan min SMA/SMK
  • Penyandang disabilitas tuna daksa
  • Menguasai program Microsoft Office (Excel, Word, Power point)
  • Teliti dan terorganisir dalam bekerja
  • Penempatan JABODETABEK

 

2.Call Center

Jobdesk : Memberikan pelayanan kepada nasabah melalui telepon; Memberikan informasi mengenai produk bank dan layanan bank sesuai dengan kebutuhan nasabah; Memberikan solusi terkait keluhan nasabah mengenai produk bank dan layanan bank; Mendokumentasikan (report) mengenai keluhan atau informasi yang ditanyakan oleh nasabah melalui telepon.

Kualifikasi :

  • Pria dan Wanita
  • Usia max.35 tahun;
  • Pendidikan minimal SMA/SMK
  • Penyandang tuna daksa;
  • Mampu mengoperasikan komputer (Ms.Office);
  • Bersedia bekerja shifting;
  • Kemampuan berkomunikasi baik (aktif secara verbal)
  • Penempatan JABODETABEK

 

3.Operator

Jobsesk : Menerima Telepon dan menyambungkan telepon ke bagian yang dituju.

Kualifikasi :

  • Pria dan Wanita
  • Usia Max.35 Tahun
  • Pendidikan minimal SMA/SMK
  • Penyandang Tuna daksa
  • Kemampuan berkomunikasi baik
  • Penempatan JABODETABEK

 

4.Agent Helpdesk

Jobdesk : melakukan monitoring jaringan computer, serta melakukan pengecekan jaringan apabila terjadi gangguan.

Kualifikasi :

  • Pria Dan Wanita
  • Usia Max.35 Tahun
  • Pendidikan Minimal SMA/SMK ( Komputer )
  • Penyandang Tuna daksa
  • Penempatan JABODETABEK

Jika Anda berminat, silakan kirimkan CV lengkap ke radyan.syahied@kpsg.com atau hubungi nomor 08567505235 untuk informasi lebih lanjut. Pelamar selanjutnya akan diundang untuk Psikotes dan Interview di PT KPSG.

Mohon informasikan lowongan pekerjaan di atas kepada keluarga, saudara atau teman Anda agar semakin banyak teman – teman dari penyandang disabilitas yang mendapatkan pekerjaan yang diimpikan, sehingga sekat diskriminasi di antara kita semakin lebur.

 

Salam Inklusif! 

[SEGERA] Lowongan Pekerjaan di Bank BRI untuk Penyandang Disabilitas

PT. Mutualplus Global Resources adalah Konsultan Manajemen Sumber Daya Manusia yang bergerak di bidang Jasa Rekrutmen, Alih Daya dan Tes Psikologi untuk kepentingan seleksi calon karyawan.

PT. Mutualplus Global Resources bekerja sama dengan PT. BRI (Persero) Tbk, saat ini sedang membutuhkan sumber daya manusia yang dinamis dan energik, khususnya penyandang disabilitas, untuk posisi-posisi sebagai berikut:

1. Petugas Administrasi BRI

Kualifikasi:

- Usia maksimal 25 tahun

- Pendidikan Minimal D3, IPK minimal 2,75 Semua jurusan

- Diutamakan mempunyai pengalaman kerja minimal 1 tahun

- Mampu berkomunikasi dengan baik, cekatan serta jujur

- Menguasai MS. Office minimal Word dan Excel

- Penempatan BRI wilayah JABODETABEK (Kantor Pusat, Kanwil, KCK)

 

2. Call Center BRI

Kualifikasi:

- Usia Maksimal 25 Tahun

- Pendidikan minimal D3 dengan IPK minimal 2.75

- Mampu berkomunikasi dengan baik dan aktif, cekatan serta jujur

- Memiliki pengalaman sebagai Costumer Service atau Call Center lebih diutamakan

- Penempatan untuk Wilayah Jakarta (Kantor Pusat)

 

3. Help Desk

Kualifikasi:

- Pria Usia Min 25 Th

- Pendidikan Min D3

- Mampu Mengunakan Microsoft Office ( Ms.Word, Excel, dan Power Point )

- Mengusai Progran yang berkaitan dengan Database

- Penempatan Untuk Wilayah Jabodetabek

 

4. Operator Telephone

Kualifikasi:

- Usia Maksimal 25 Tahun

- Pendidikan minimal D3 dengan IPK minimal 2.75

- Mampu berkomunikasi dengan baik dan aktif, cekatan serta jujur

- Penempatan untuk Wilayah Jabodetabek (Kantor Pusat, Kanwil, KCK)

 

 

**SEMUA LOWONGAN PEKERJAAN DI ATAS KHUSUS UNTUK PENYANDANG DISABILITAS**

 

 

Silahkan kirim Surat Lamaran Anda beserta CV lengkap dan Photo warna ukuran 4×6 ke alamat:

Sudirman Park B/15, JL. KH. Mas Mansyur Kav. 35 Jakarta Pusat 10220

Telp. 021-57940567 ext 313

atau

lamaran@mutualplus.co.id (subject : posisi)

http://joboard.mutualplus.co.id/

 

 

NB: Tidak dikenakan biaya apapun selama proses seleksi maupun setelah diterima kerja.

Informasi ini mohon disampaikan kepada teman-teman Anda yang membutuhkan dan memenuhi kualifikasi.

“Wear-to-be-Aware” is Back!

Tahun baru, semangat baru, paradigma baru!

Disabilitas, sejatinya hanyalah satu dari sekian banyak keragaman karakteristik yang melekat pada diri seseorang. Keragaman karakteristik ini tidak ubahnya perbedaan bentuk hidung, warna rambut, cara berjalan, cara belajar, ataupun cara berkomunikasi di antara kita.

Kalau kamu setuju dengan paradigma ini, kamu bisa edukasi ke semua orang yang berpapasan dengan kamu, baik secara langsung maupun tidak. Caranya?

Sesimpel dengan memakai kaos merchandise IDCC ini!

Disability is a part of Diversity

                                             Disability is a part of Diversity

Tertarik? Melalui program “Wear-to-be-Aware”, kami membuka pemesanan (Pre-order) hingga tanggal 31 Januari 2016. Caranya, kamu tinggal SMS/WA ke nomor 081283347308 (a.n. Mulyati), dengan format:
PO_Nama_Alamat_UkuranKaos_JenisLengan (panjang/pendek)

Keterangan:
- detail tulisan: Disability is a part of diversity (disabilitas adalah bagian dari keberagaman)

- warna lengan: biru; warna bagian badan: abu-abu Misty
- harga Rp100.000,00/potong (belum termasuk ongkos kirim)
- pembayaran paling lambat tanggal 31 Januari 2016
- proses pembuatan hingga pengiriman memakan waktu -+ 2 minggu.
- keuntungan dari penjualan akan digunakan untuk kepentingan edukasi dan pemberdayaan melalui program “Rumah Belajar Inklusif”

 

Kaos ini bahannya adem, jadi cocok dipakai dalam suasana apapun. Nggak percaya? Ini buktinya…

 

Kaos 1 kaos 2

kaos 4

Pengumuman Pemenang Lomba Potret Dunia Inklusif

Panitia lomba Potret Dunia Inklusif telah menerima banyak karya lukis dan foto dari peserta, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dari mulai Jakarta, Tangerang, Banjarmasin, Balikpapan, Subang, Kebumen, Semarang, Solo, Yogyakarta hingga Surabaya.

 

Karya kiriman peserta telah dinilai oleh para juri, yaitu:

Lomba Foto

1. Nestor Rico Tambunan (Dewan Redaksi Majalah Diffa)

2. Widarto Adi (fotografer profesional)

Lomba Lukis

1. Muhammad Priagung (pelukis)

2. Endang Setyati (pemerhati isu disabilitas)

 

Dan inilah dia para pemenang lomba….

Lomba Foto Kategori Dewasa

Judul: Menyentuh Difabel di Seluruh Indonesia

Nama fotografer: Mariana Kurniawati

Domisili: Yogyakarta

Juara Lomba Foto "Potret Dunia Inklusif" Kategori Dewasa

                      Juara Lomba Foto “Potret Dunia Inklusif” Kategori Dewasa

 

Lomba Foto Kategori Remaja

Judul: Permata di Mataku

Nama fotografer: Agnes Galuh

Domisili: Yogyakarta

 

Juara Lomba Foto "Potret Dunia Inklusif" Kategori Remaja

                      Juara Lomba Foto “Potret Dunia Inklusif” Kategori Remaja

Lomba Lukis Kategori Dewasa

Judul: The Winner

Nama fotografer: Budi Nurlisdianto

Domisili: Semarang

Juara Lomba Lukis "Potret Dunia Inklusif" Kategori Dewasa

                         Juara Lomba Lukis “Potret Dunia Inklusif” Kategori Dewasa

 

Lomba Lukis Kategori Remaja

Judul: Haruskah Ada Perbedaan di Antara Kita

Nama fotografer: Agus Irwansyah

Domisili: Surabaya

 

Juara Lomba Lukis "Potret Dunia Inklusif" Kategori Remaja

               Juara Lomba Lukis “Potret Dunia Inklusif” Kategori Remaja

Lomba Lukis Kategori Anak-anak

Judul: We Can Do that You Can Do

Nama fotografer: Faeyza Zahra Anindita

Domisili: Tangerang

Juara Lomba Lukis "Potret Dunia Inklusif" Kategori Anak-anak

                   Juara Lomba Lukis “Potret Dunia Inklusif” Kategori Anak-anak

 

Selamat kepada semua pemenang!

Masing-masing pemenang berhak mendapatkan uang tunai senilai Rp500.000,00, merchandise IDCC (kaos) dan sertifikat lomba tingkat Nasional. Karena itu, dimohon kepada para pemenang untuk mengirimkan konfirmasi dan nomor rekening ke email idcc@live.com.

 

Terima kasih untuk semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam lomba ini. Tetap semangat berbagi inspirasi untuk membangun Indonesia yang inklusif!

Masyarakat Inklusif Bukanlah Impian Belaka: Catatan dari Pameran Potret Dunia Inklusif

 

Untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional tahun ini, Indonesia Disabled Care Community (IDCC) mengadakan rangkaian acara “Potret Dunia Inklusif”. Topik acara ini dipilih menyesuaikan dengan tema HDI dari PBB, yaitu “Inclusion matters: Access and empowerment for people of all abilities”.
 
Sebagai rangkaian awal dari keseluruhan program, IDCC mengadakan lomba lukis dan foto “Potret Dunia Inklusif” yang bertema “Antara Realita dan Harapan”, yang pemenangnya bisa dilihat di berita ini. Kemudian, karya para peserta pun dipamerkan dalam acara puncaknya, yaitu “Pameran Potret Dunia Inklusif”. Pameran ini diadakan di gedung sponsor kami, yaitu di Kantor Pusat PT Indosat Ooredoo, pada hari Sabtu 19 Desember 2015. 
 
Ketika pertama kali menginjak lantai 25 gedung Indosat, pengunjung—yang datang dari berbagai komunitas dan daerah—langsung disambut dengan deretan foto dan lukisan keren yang dikirim para peserta lomba. Puas melihat-lihat, pengunjung pun diajak panitia ke dalam aula di lantai tersebut. 
 
IMG_8861IMG_0972
 
Pukul 10.30, MC pun membuka acara dengan ice-breaking lalu mempersilakan Ibu Endang Setyati, selaku Pembina IDCC untuk memberi sambutan, dilanjutkan sambutan dari perwakilan direksi Indosat Ooredoo, Bapak Yuana Kusuma. Berbagai kegiatan terus bergulir mengisi rangkaian acara Pameran ini seperti Talkshow ‘’Sudah Inklusifkah Indonesia?’’ bersama Sapto Nugroho (pendiri Sekolah Ideologi Kenormalan Semarang) dan Galuh Sukmara Soejanto (pendiri The Little Hijabi Homeschooling, Bekasi). Kedua pembicara talkshow adalah orang yang berkecimpung di dunia pendidikan inklusif dan advokasi hak-hak disabilitas. 
 
 
Apakah arti inklusif sebenarnya? Apakah Indonesia sudah bisa disebut inklusif?  Pertanyaan-pertanyaan inilah yang diketengahkan dalam Sesi talkshow. Pada dasarnya, masyarakat inklusif adalah  masyarakat yang terbuka dan menerima semua orang dengan beragam latar belakangnya. Semua orang, termasuk penyandang disabilitas, dihargai dan tetap mendapatkan hak-hak asasinya. 
 
Sapto Nugroho menyebutkan, “Sejak kita lahir hingga masa kanak-kanak, pikiran kita belum mengotak-kotakkan manusia jadi golongan tertentu. Justru orang dewasalah yang mulai menanamkan pola pikir yang membeda-bedakan.”
IMG_8792
 
Karena itulah, beliau mendirikan Sekolah Ideologi Kenormalan di Solo. “Sekolah” yang berbentuk seperti kelas/seminar intensif tersebut mencoba mengembalikan pola pikir kita tentang kenormalan. Pada dasarnya, manusia memiliki tiga unsur, yaitu jiwa, raga dan roh. Hanya ketika unsur-unsur ini tidak ada, manusia bisa dikatakan tidak normal. Selebihnya maka semua orang adalah normal, tanpa ada golongan minoritas dan mayoritas. 
 
Sementara itu, Galuh Sukmara juga mengubah pemikiran masyarakat dengan mendirikan The Little Hijabi Homeschooling di Bekasi. Beliau bercerita bahwa awalnya masyarakat di sekitar lokasi sekolah kaget mendapati ada sekolah untuk anak-anak disabilitas, bahkan sebagian gurunya juga tuli. Namun dengan pendekatan kepada orang tua dan masyarakat sekitar, lambat laun masyarakat pun menerima. Bahkan beliau dan timnya mengembangkan berbagai teknologi sebagai solusi dalam keterbatasan komunikasi, misalnya video adzan dengan bahasa isyarat, termasuk kisah-kisah teladan dan doa. 
 
Jadi, menurut mbak Galuh, masyarakat Indonesia sangat mungkin menjadi inklusif karena sejak zaman kerajaan Majapahit dan walisongo, konsep-konsep inklusif sudah diterapkan. Contoh kecilnya adalah bentuk visualisasi Punakawan yang terdiri dari fisik yang bermacam-macam.
Pak Sapto pun menambahkan bahwa untuk menjadi inklusif, masing-masing dari kita harus berkontribusi sesuai kapasitasnya, misalnya dengan mulai mengubah paradigma kita tentang inklusi dan disabilitas, ataupun dengan mengusulkan kepada pengelola sebuah gedung jika tidak aksesibel untuk semua.
 
 
Selain talkshow, acara diselingi berbagai hiburan, seperti Sit-down comedy oleh Habibie Afsyah, penampilan band akustik dari Sekolah Khusus Spektrum dan Live Painting oleh Rodhi Mahfur (Art Rodhi). Penampilan mereka kembali menegaskan bahwa disabilitas tidak menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Mereka tetap bekerja, sekolah, dan membawa nama harum Indonesia ke mancanegara. 
 
Aksi "Live Painting" oleh Art Rodhi

                      Aksi “Live Painting” oleh Art Rodhi

Sembari menunggu hasil live painting, peserta mengikuti sesi bedah buku ‘’Anakku CdLS’’ bersama Koko Prabu. Beliau seorang ayah yang membesarkan anaknya yang menyandang CdLS (Cornelia de Lange Syndrome).
IMG_1418
Bapak yang berdomisili di Solo ini menyampaikan bahwa CdLS terjadi bukan karena faktor keturunan namun adanya mutasi kromosom spontan pada saat proses pembuahan. Menurut penjelasan Koko Prabu, setidaknya ada dua puluh ciri-ciri anak penyandang CdLS yaitu berat badan kecil, pertumbuhan lambat, dan ukuran kepala yang kecil (mikrosefalus), alis yang lebat dan menyambung, hidung yang mendongak dan gangguan pada saluran pencernaan. Banyak usaha yang dilakukan oleh Koko Prabu untuk membangun kepercayaan diri anaknya (yang akrab disapa Oyik), seperti mengikuti berbagai terapi untuk perkembangan motorik dan mempertemukannya dengan banyak orang untuk memberi semangat. Kini Oyik telah menginjak usia 15 tahun. Beliau percaya suatu hari nanti anaknya akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh percaya diri dengan segala apa yang dia miliki sekarang. Untuk mengetahui kisah Koko Prabu dan keluarganya lebih dalam, silakan membeli buku ‘’Anakku CdLS’’ yang dapat diperoleh di berbagai toko buku, termasuk Gramedia.
 
Rangkaian acara hari itu ditutup dengan pembagian doorprize serta pemberian kejutan kecil untuk pembina IDCC, Bu Endang yang baru saja berulang tahun yang ke-65. Kue sederhana ini juga sebagai wujud syukur empat tahun didirikannya IDCC.
 
IMG_1470 IMG_1467
IMG-20151219-WA0020
Acara ini mendapat sambutan antusias dari para pengunjung. Bahkan direksi Indosat juga mengusulkan agar acara semacam ini diadakan lagi dengan lingkup yang lebih luas. Tentunya, kami juga berharap, ke depan, akan semakin banyak pihak yang saling bekerja sama untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia yang inklusif.

Lomba Potret Dunia Inklusif Diperpanjang hingga 7 Desember 2015

Selamat datang Desember, Bulan Kesadaran Disabilitas!

Sebagai pembuka hari di bulan istimewa ini, kami memberikan kabar gembira, yaitu: Lomba Potret Dunia Inklusif DIPERPANJANG sampai 7 Desember 2015.

So, buat yang masih belum menyelesaikan gambarnya atau belum berkesempatan memotret objek yang kece, manfaatkan kesempatan ini ya!

Info lebih lanjut tentang ketentuan lombanya, silakan klik tautanini.

PDI Extension

 

Panduan Lomba “Potret Dunia Inklusif”

IDCC sedang menyelenggarakan Lomba Foto dan Lukis bertajuk “Potret Dunia Inklusif”. Peserta lomba ini dikategorikan menjadi tiga, yaitu Anak-anak (usia 7 – 10 tahun), Remaja (11 – 17 tahun) dan Dewasa (18 tahun ke atas).

Untuk membantu peserta yang belum memahami dunia inklusif, panitia menyediakan panduan yang bisa dipakai untuk menjelaskan konsep disabilitas dan masyarakat inklusif.

Panduan ini bersifat anjuran dan contoh. Guru dan orang tua dapat mengembangkan sendiri isinya dan menyesuaikannya dengan bahasa target. Begitu juga dengan aktivitas yang dicantumkan dalam tiga slide terakhir.

Berikut ini adalah file presentasi yang bisa diunduh dan digunakan:

POTRET DUNIA INKLUSIF – panduan lomba

Anda juga bisa mengunduhnya melalui link berikut: https://goo.gl/d3Rg7b

 

Tips: setelah anak-anak/siswa selesai menggambar, Anda bisa mengirimkan karya mereka dalam satu amplop untuk dikirim ke alamat sekretariat kami, atau dipindai (scan) lalu dikirimkan melalui email.

Alamat:

Jalan Sumbangsih V NO. 3 RT 06 RW 01 Kel. Karet – Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan (12920)

Email: idcc@live.com

 

Selamat berkarya!

Lomba “Potret Dunia Inklusif”

Disabilitas tercipta karena adanya hambatan dari dalam diri dan lingkungan sekitar. Namun ketika hambatan itu dihilangkan, maka leburlah sekat disabilitas dan nondisabilitas. Itulah dunia inklusif yang kita dambakan.

Indonesia Disabled Care Community (IDCC) mengajak Anda untuk menuangkan ide & harapan akan dunia inklusif dalam bentuk gambar dan foto, melalui lomba “POTRET DUNIA INKLUSIF”. Lomba ini bertema “Antara Realita dan Harapan”.

poster PDI update

Petunjuk Teknis, Syarat dan Ketentuan Lomba:

Ketentuan Umum:

  1. Ada dua jenis lomba dalam “POTRET DUNIA INKLUSIF”, yaitu lomba melukis  dan fotografi.

  2. Keikutsertaan dalam lomba melukis dan fotografi ini GRATIS (tidak dipungut biaya).

  3. Seluruh Karya yang diikutsertakan lomba merupakan karya sendiri.

  4. Karya belum pernah dimuat di media massa dan belum pernah menang dalam perlombaan manapun.

  5. Setiap peserta lomba boleh mengirimkan 1-5 hasil karya terbaiknya.

  6. Periode lomba dari 1 November – 1 Desember 2015. Karya diterima panitia via pos paling lambat tanggal 2 Desember 2015 (bukan tanggal cap pos).

  7. Dewan Juri terdiri dari pelukis senior dan fotografer professional yang pernah memperoleh penghargaan dan memiliki kompetensi dibidangnya, pemerhati seni dan aktivis di bidang disabilitas.

  8. Pengumuman pemenang lomba melukis dilaksanakan pada 10 Desember  2015 melalui media-media sosial IDCC. Pemenang juga akan dihubungi melalui ponsel. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

  9. Hak cipta melekat pada peserta, namun IDCC diberikan hak/izin untuk mempublikasikan foto yang masuk nominasi untuk kepentingan non-komersial dalam rangka kampanye kesetaraan penyandang disabilitas atau sejenisnya. Panitia dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga bila foto digunakan untuk keperluan tersebut.

 

Ketentuan Khusus:

  1. Peserta untuk lomba melukis dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan usia:

Kategori

Rentang Usia

Anak-anak

7 – 10

Remaja

11 – 17

Dewasa

  1. – tak terbatas

Sedangkan untuk lomba fotografi dibagi menjadi dua kategori yaitu:

Kategori

Rentang Usia

Remaja

11 – 17

Dewasa

18 – tak terbatas

 

        Untuk membantu peserta kategori anak-anak dan remaja, pendidik atau orang dewasa di sekitarnya bisa membantu memberi penjelasan dengan melihat panduan yang bisa diunduh di tautan ini.

  1. Tema lomba ini yaitu “Antara Realita dan Harapan”. Tema ini diterjemahkan menjadi beberapa topik yang bisa dipilih oleh peserta:

  • Penyediaan akses untuk penyandang disabilitas dalam memperoleh pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan keterlibatan dalam kehidupan sosial

  • Kerja sama yang dilakukan oleh penyandang dan nonpenyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari

  • Pemberdayaan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk memperoleh pendidikan dan penghidupan yang layak

  • Prediksi dan harapan mengenai kehidupan masyarakat inklusif di masa mendatang.

  • Topik lain yang masih sesuai dengan tema.

 

  1. Untuk lomba melukis: Karya harus dibuat secara manual dengan media kertas A3, menggunakan pensil warna, krayon, cat air dan/atau media pewarnaan lainnya. tanpa perubahan/bantuan digital. Gambar bisa dikirim via email dalam bentuk lukisan yang sudah di-scan (disimpan dalam format JPG) atau dikirim via pos.

 

  1.  Untuk lomba foto:

  • Tidak ada batasan waktu pengambilan foto.

  • Media pengambilan gambar bisa memakai kamera ponsel, kamera saku ataupun kamera digital.

  • Tidak diperkenankan menambahkan bingkai/latar belakang/tulisan (watermark) dalam bentuk apapun.

  • Koreksi yang diperbolehkan hanyalah penyuntingan minor, seperti cropping, koreksi brightness/contrast dan koreksi warna. Foto dengan unsur olah digital (seperti kolase/ montase) atau rekayasa olah digital tidak diterima.

  • Foto bisa dikirim via email dalam bentuk file JPG atau dikirim via pos dengan dicetak memakai kertas doff atau glosi ukuran 17R (30x40cm) atau 17RS Plus (30x45cm).

  1. Seluruh Karya (baik lukisan/foto) wajib dilampiri  keterangan yang mengandung 5W+1H (Who, What, Where, When, Why dan How), berikut judul Karya, nama peserta serta media/institusi anda. Cantumkan pula data diri, alamat email dan nomor ponsel anda.

  2. Peserta wajib menyertakan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar/Mahasiswa) dan pas foto terbaru ukuran 4×6 cm. Bila syarat point 5-6 ini tidak disertakan, maka Karya yang terkirim akan didiskualifikasi.

  3. Hasil karya beserta keterangan, data diri dan salinan identitas diri bisa dikirimkan via email ke idcc@live.com (dengan subjek “Potret Dunia Inklusif_Nama Peserta) atau via pos ke alamat: Jalan Sumbangsih V No. 3 RT 06 RW 01 Kel. Karet – Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan (12920).

  4. Saat mengirim dengan jasa pos, gunakan media pelindung foto/lukisan yang baik, sehingga Karya tidak terlipat atau tidak mudah rusak sesampai di tangan panitia.