About Us


 HI - IDCC

Indonesia merupakan satu dari 119 Negara yang sudah meratifikasi United Nation Convention on the Rights of Persons with Disabilities melalui UU No. 19 Tahun 2011. Artinya, Indonesia sudah berkomitmen untuk mengupayakan kesetaraan hak bagi para penyandang disabilitas.
Sayangnya, hingga kini wujud dari komitmen tersebut belum terlihat secara signifikan. Sangat terbatasnya akses menuju pendidikan, pekerjaan, dan perlindungan hukum hingga kini masih dirasakan oleh penyandang disabilitas yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.
IDCC, sebagai sebuah komunitas inklusif peduli penyandang disabilitas, menanggapi masalah tersebut dengan cara yang berbeda. Alih-alih menunggu pemerintah bertindak, kami memilih untuk mengedukasi masyarakat agar lebih sadar dan berempati terhadap keberadaan mereka, sehingga diharapkan nantinya masyarakat bisa lebih peduli dan mau berbagi dengan mereka serta memberi ruang gerak yang lebih leluasa bagi mereka.

TENTANG KAMI
Indonesia Disabled Care Community (IDCC)

Indonesia Disabled Care Community (IDCC) adalah sebuah komunitas berprinsip kolaborasi antara penyandang disabilitas dan non-penyandang disabilitas. Komunitas ini terbentuk dari keprihatinan para penggagas atas banyaknya komunitas penyandang disabilitas yang masih terpisah-pisah dengan anggota hanya dari penyandang disabilitas tertentu (eksklusif). Dideklarasikan pada tanggal 3 Desember 2011, bertepatan dengan hari penyandang disabilitas Internasional, IDCC digagas oleh beberapa pemerhati dan penyandang disabilitas. Mahasiswa, pekerja sosial, pengusaha, orang tua penyandang  disabilitas, dan penyandang disabilitas menjadi satu untuk membuat sebuah gerakan kepedulian dan pendidikan demi terciptanya masyarakat inklusif.

VISI

Menjadi komunitas yang mampu menyinergikan potensi para penyandang disabilitas dan nonpenyandang disabilitas untuk berkolaborasi dalam upaya mendorong tiap individu menjadi insan mandiri, bermartabat dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

MISI

1. Bersama-sama mendorong kemandirian hidup penyandang disabilitas dan non penyandang disabilitas dengan mengadakan pertukaran ilmu lewat training soft-skills dan hard-skills.
2. Bersama-sama menyediakan pelayanan konsultasi mengenai kebutuhan penyandang disabilitas di bidang pendidikan, hak asasi dan keterampilan hidup dengan dibantu para profesional di bidangnya.
3. Bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesetaraan hak penyandang disabilitas dengan non-penyandang disabilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *