Sayembara Berhadiah “Quote Kaos IDCC”

Syarat dan ketentuan Sayembara Berhadiah “Quote Kaos IDCC” :

  • Quote tidak mengandung SARA
  • Quote maksimal terdiri dari 10 kata
  • Quote bisa menggunakan bahasa indonesia atau bahasa inggris
  • Quote bersifat inspiratif dan persuasif
  • Quote belum pernah dipublikasikan
  • Quote merupakan hasil karya sendiri
  • Quote harus mengandung kata disabled / disability / disabilitas
  • Peserta bebas segala umur, baik penyandang disabilitas maupun non penyandang disabilitas
  • Peserta sayembara diharuskan memberi like pada fanpage IDCC di https://www.facebook.com/IDcarecommunity dan follow twitter @idcc_official
  • Karya quote yang terpilih menjadi hak milik IDCC dan akan dicetak ke kaos IDCC terbaru  sebagai media kampanye disabillitas dan penggalangan dana.
  • Setiap peserta diperbolehkan mengirim karya maksimum 2 quote.

Contoh quote:

  1. In each disability, there is another ability
  2. Disabilitas bukanlah pembatas
Periode pengiriman karya mulai tgl 1 – 15 juni 2014. Karya dikirim ke email idcc@live.com dengan subjek email “sayembara IDCC” dan format body email mencantumkan nama, nomor telepon dan twitter.
Hanya akan ada 1 pemenang, dan keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. Pemenang berhak mendapatkan uang senilai Rp. 500.000,- + Kaos IDCC terbaru dengan tulisan quote dari pemenang. Pengumuman pemenang di tanggal 16 Juni 2014.
Mari kita kampanyekan pemahaman yang benar terhadap disabilitas di lingkungan kita melalui sayembara ini. Jika ada pertanyaan silahkan mention twitter kami di @IDCC_Official

Pentingnya dukungan Orang tua terhadap Penyandang Disabilitas

Oleh : Ayu Yuliyanti Purwandari

Pada tahun 2011 jumlah Penyandang Disabilitas telah mencapai angka 3,11 % dari seluruh penduduk Indonesia. Keberadaan mereka saat ini mulai mendapat sorotan oleh pemerintah maupun masyarakat, akan tetapi belum seutuhnya optimal. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang masih kurang mengetahui mengenai isu disabilitas. Banyak terjadi diskriminasi terhadap hak-hak para penyandang disabilitas, sehingga mereka sulit mengembangkan potensi yang dimiliki.

Continue reading